KENTANG DARI DESA TULUNGREJO & DESA SUMBERBRANTAS MULAI DI EKSPORT KE SINGAPURA

Kentang Batu Mulai Diekspor ke Singapura




Wednesday, 29 February 2012
Dikutip dari Harian Koran SINDO
BATU– Kentang produksi petani di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo dan Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji akhirnya bisa diekspor ke Singapura.


Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra Arjuna, Luki Budiarti menjelaskan, ekspor kentang ke Singapura ini dilakukan setelah mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia (BI) wilayah Malang dan PT Mitra Tani Unggul selaku pembuka jalan ekspor. Menurut Luki, pada 2011 lalu, Gapoktan Mitra Arjuna menerima bantuan kredit dari Bank Jatim sebesar Rp3,328 miliar. Syaratnya, setiap anggota gapoktan harus menyediakan agunan ke Bank Jatim. 

Kredit dari Bank Jatim itu untuk biaya pengolahan lahan dan perawatan tanaman. ”Lewat bantuan dari perbankan itu, akhirnya kita sanggup mengekspor kentang ke Singapura, ”katanya di sela ekspor perdana,kemarin. Diterangkan, saat ini jumlah petani binaan Gapoktan Mitra Arjuno mencapai 27 petani dengan luas lahan 40 hektare. Dulu sebelum mendapatkan kredit,produksi kentang hanya 15 ton/hektare. 

Sekarang petani bisa menanam bibit kentang unggul, sehingga produksinya melonjak menjadi 30-40 ton/hektare.”Untuk tahap pertama kita akan mengekspor 32 ton kentang,”ujar Luki. Presiden Direktur PT Mitra Tani Unggul Beny A Kusbini menambahkan, peluang pasar luar negeri masih terbuka lebar. ”Syaratnya petani harus bisa menjaga kualitas produk pertaniannya,”katanya. 

Ekspor kentang perdana kali ini dihadiri Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kajari Batu R Suryanto,Kapolres Batu AKBP Sumartono dan Dandim 0818 Kol Inf Susilo. Hadir pula Pimpinan BI Malang Totok Hermianto dan Deputi Pimpinan BI Surabaya Bidang Sistem Pembayaran dan Manajemen Internal Hamid Ponco Wibowo. 

Menurut Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, produk pertanian dari Kota Batu tidak hanya kentang,tapi juga aneka sayur mayur dan buah-buahan. ”Harapan kita ke depan semua gapoktan di Kota Batu bisa mengekspor produk pertaniannya,” katanya.  dimaman a saputro_









Tidak ada komentar:

Posting Komentar