Tradisi Anjangsana Kepada Umat Hindu yang berhari raya di Desa Tulungrejo

 Umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi pada hari Sabtu tanggal 17 Maret 2018 dengan melakukan pati geni  dan pati lelungan  selama 24 jam penuh. Pada hari Minggunya 18 Maret 2018 mereka merayakannya dengan suasana seperti suasana Lebaran ummat Islam.
Warga Dusun Junggo dan Dusun Wonorejo melakukan anjangsana dengan mendatangi Umat Hindu yang sedang merayakan Hari Raya. Ummat Nasrani, Umat Islam datang bersama-sama kerumah warga yang beragama Hindu. Kedatangan mereka juga dimanfaatkan untuk saling bertemu kangen bagi keluarga yang tinggalnya jauh diluar desa Tulungrejo.
Karena Umat Hindu di Desa Tulungrejo rata-rata mata pencahariannya sebagai pedagang dan petani pekebun apel, tentunya pembicaraannya tidak jauh dari perkebunan apel mereka. Saat ini cuaca kurang bersahabat, petani mengeluh dengan biaya perawatan tanaman apel dan sayur yang sangat mahal tidak seimbang dengan hasil panennya yang terkadang harganya jatuh.
Tidak ketinggalan Kepala Desa Tulungrejo Suliono juga berkunjung kepada sanak saudaranya beragama Hindu dengan ditemani istri dan kedua anaknya. Suliono mengucapkan syukur kepada warganya yang masih tetap mempertahankan tradisi silahturahmi antar ummat beragama, sehingga tetap terjaga persaudaraan dan kegotong royongan di warga desa Tulungrejo. Harapannya semoga tradisi tersebut tetap bisa dipertahankan oleh generasi berikutnya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar